Pusat HKI

pusat haki fakultas hukum uii september 1.jpg
You are here: Berita / News arrow Konsultasi arrow Syarat untuk Permohonan Pendaftaran Merek
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
PDF E-mail
Pertanyaan

Pengasuh rubrik konsultasi HKI yang saya hormati. Selama ini saya telah menjalankan usaha kerajinan kulit yang dapat menghasilkan produk tas, dompet, gesper dan lain sebagainya. Produk saya ini kini telah diberikan merek. Namun, menurut beberapa teman-teman yang mengerti hukum memiliki merek tidak berarti berhak penuh atas kepemilikan merek. Untuk dapat memiliki merek secara penuh saya disarankan untuk mendaftarkan merek. Dalam kesempatan ini mohon kiranya dari pengasuh rubrik ini dapat memberikan penjelasan tentang permohonan merek. Demikian sebelumnya diucapkan terima kasih.

Jawaban

Bapak Sardiman di Manding. Kami mengucapkan terima kasih atas pertanyaan yang telah bapak ajukan kepada kami. Untuk itu kami akan langsung memberikan jawaban atas pertanyaan bapak. Untuk mengajukan permohonan merek, maka bapak dapat mengajukannya dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4(empat).

Selanjutnya bapak wajib untuk melampirkan hal-hal sebagai berikut: Pertama, surat pernyataan di atas kertas bermaterai cukup yang ditandatangani oleh pemohon (bukan kuasanya), yang menyatakan bahwa merek yang dimohonkan adalah miliknya; Kedua, surat kuasa khusus, apabila permohonan pendaftaran diajukan melalui kuasa; Ketiga, salinan resmi akta pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisasi oleh notaris, apabila permohonan merupakan badan hukum; Keempat, 30 (tiga puluh) lembar etiket merek (4 lembar dilekatkan pada formulir) yang dicetak di atas kerta dengan ukuran maksimal 9 cm x 9 cm minimal 2 cm x 2 cm beserta softcopy merek tersebut; Kelima, fotokopi kartu tanda penduduk pemohon; Keenam, bukti prioritas asli dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia, apabila permohonan dilakukan dengan hak prioritas; Ketujuh, bukti pembayaran biaya resmi permohonan sebesar Rp. 450.000,- (empat ratus lima puluh ribu rupiah); Kedelapan, surat pengalihan hak (apabila ada).

Permohonan dapat diajukan ke Kanwil Hukum dan Ham Provinsi DIY atau langsung ke Direktorat Jenderal HKI di Jakarta atau melalui Konsultan HKI. Untuk Konsultan HKI biasanya ada tambahan biaya untuk jasa tersebut. Demikian semoga dapat memberikan penjelasan kepada bapak. Apabila bapak memerlukan jawaban yang lengkap silakan kirim email ke kami: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it atau ke alamat kami Pusat HKI FH UII JL. Lawu No. 1 Kotabaru Yogyakarta.

 
< Prev   Next >
 
AGENDA ACARA
 

1. Pendaftaran HKI

2. Kegiatan Terdekat

3. Konsultasi/Pertanyaan

4. Lihat Konsultasi/Pertanyaan

Artikel Terbaru

MENYUKSESKAN INOVASI
Munculnya Mobil Kiat Esmka adalah salah satu perwujudan inovasi dalam praktek industri di Indonesia. Hal ini tentu menjadi sebuah realitas baru ditengah sikap skeptis bangsa Indonesia untuk mampu mengembangkan industri high-tech. Oleh karena itu, ada banyak pelajaran yang berharga dari munculnya mobil Kiat Esmka, salah satunya semangat inovasi dari anak bangsa. Pertanyaannya, bagaimana agar inovasi tersebut sukses.
 

Aktif Mengakses

We have 2 guests online